Pilpres AS Diwarnai Aksi Unjuk Rasa

8 November 2020 - 04:51

Menurut Kantor Berita ABNA, sejumlah warga AS di  New York turun ke jalan dan mengajukan protes dan tuntutan agar semua suara dihitung sebelum hasil akhir pemilihan presiden AS diumumkan. Setelah New York, protes menyebar ke Philadelphia, Chicago dan Boston. Para pengunjuk rasa menuntut agar semua penghitungan di semua negara bagian terus dihitung sebelum hasil akhir pemilihan umum AS diumumkan.

Sementara itu, kampanye Donald Trump telah memulai tindakan hukum untuk menghentikan penghitungan pemilihan umum presiden di negara bagian Michigan, Pennsylvania, dan Georgia.

Kampanye Donald Trump juga menuduh Demokrat melanggar hak pemilih pro-Republik.

Donald Trump telah berulang kali menegaskan kemenangannya dan mengklaim bahwa jika kandidat Demokrat Joe Biden menang, berarti ada kecurangan dalam pemilu.

Televisi CNN pada Sabtu (7/11) malam menyatakan bahwa Joe Biden resmi terpilih sebagai Presiden ke-46 AS. Harapan Trump pupus sudah setelah Biden dinyatakan menang di Pennsylvania.

Menurut laporan Bloomberg, suara elektoral Biden mencapai 284 suara, sementara Trump mengantongi 214 suara elektoral.